Teori Disebalik Konspirasi World Trade Center 9/11

Apa yang sebenarnya kejadian 9/11? Di sini saya akan ceritakan cerita sebenar konspirasi WTC 9/11 ini. Tujuan sebenar mereka mengadakan tragedi WTC ini. Tragedi ini juga telah membuka mata masyarakat dunia terutama belah Eropah dan Amerika Syarikat sendiri betapa mereka telah diperbodohkan selama ini. Inilah peristiwa yang menjadi titik mula kebangkitan Islam. Ramai penduduk Amerika Syarikat dan Eropah yang memeluk Islam selepas peristiwa ini.

World Trade Center

Hari selasa, 11 september 2001, sebuah tragedi mengerikan terjadi. Dua gedung kembar yang sangat penting bagi Amerika diserang oleh pengganas dengan menggunakan pesawat. Pengganas itu menerbangkan pesawat tepat ke arah World Trade Center, akibatnya gedung kembar tersebut jatuh hancur sama sekali.

Gambar di atas adalah detik2 sebelum pesawat menghala tepat ke World Trade Center. Terdapat 4 pesawat yang menghala ke arah WTC yang terkenal sebagai salah satu gedung tersibuk di dunia.

Betapa dahsyatnya kejadian itu hingga mengorbankan sekitar 3000 orang dan ribuan lainnya cedera. Serangan berani mati yang dilakukan pengganas ini mendapat kecaman dan kutukan dari berbagai pihak khususnya Amerika.

Beberapa jam selepas kejadian tersebut FBI berjaya mendapatkan nama-nama dan data peribadi dari juruterbang dan suspek yang dicurigai.

Terdapat 19 orang pengganas yang berjaya diidentifikasikan. Berikut merupakan nama-nama pengganas:

– Mohammed Atta, berkebangsaan Mesir
– Abdulaziz Alomari, berkebangsaan Arab Saudi
– Satam M.A. Al Suqami, berkebangsaan Arab Saudi
– Wail M. Alshehri, berkebangsaan Arab Saudi
– Waleed M. Alshehri, berkebangsaan Arab Saudi

United Arlines Penerbangan 175:

– Marwan Al-Shehhi, berkebangsaan Uni Emirat Arab
– Fayez Rashid Ahmed Hassan Al Qadi Banihammad, berkebangsaan Arab Saudi
– Ahmed Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
– Hamza Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
– Mohand Alshehri, tidak diketahui kebangsaannya

American Airlines Penerbangan 77:

– Hani Hanjour, berkebangsaan Arab Saudi
– Nawaf Alhazmi, tidak diketahui kebangsaannya
– Majed Moqed, tidak diketahui kebangsaannya
– Khalid Almihdhar, tidak diketahui kebangsaannya
– Salem Alhazmi, berkebangsaan Arab Saudi

United Airlines Penerbangan 93:

– Ziad Samir Jarrah, berkebangsaan Lebanon
– Saeed Alghamdi, berkebangsaan Arab Saudi
– Ahmed Ibrahim A. Al-Haznawi, berkebangsaan Arab Saudi
– Ahmed Alnami, berkebangsaan Arab Saudi

Jika dilihat identiti pengganas tersebut terdapat 15 orang berketurunan Arab, 2 orang berketurunan UEA, 1 orang dari Mesir, dan 1 orang dari Lebanon. Tidak hairanlah jika Amerika secara membuta-tuli menuduh Osama Bin Laden sebagai suspek utama pengganas dari tragedi ini.

Teori Konspirasi

Memang sekilas tragedi ini seperti perbuatan pengganas semata, namun belakangan mulai dicurigai adanya pihak ketiga yang sebenarnya merancangkan semua ini dan Bush merupakan sebahagian didalamnya. Banyak masyarakat dunia kemudian mulai mempercayai konspirasi ini.

Terdapat juga teori yang mendakwa terdapat beberapa bom yang dipasang pada bangunan WTC tersebut yang memaksimumkan kemusnahan sehingga bangunan berkembar tersebut ranap sama sekali menyembah bumi. Secara logik akalnya mustahil hanya 4 buah pesawat penumpang yang hanya memusnahkan tingkat atas bangunan WTC boleh memusnahkan keseluruhan bangunan dalam sekelip mata.

Dicurigai bahawa Amerika sendirilah yang menjadi dalang utama dibalik tragedi ini. Amerika (Bush sebagai presiden saat itu) sengaja mengorbankan rakyatnya sendiri untuk menghalalkan penyerangan terhadap Al-qaeda dan Osama. Teori awalnya hanya dugaan beberapa kelompok orang saja, namun dengan kemunculan bukti2 yang sahih, ramai masyarakat dunia mulai mempercayai konspirasi ini.

Berikut beberapa fakta-faktanya

  • Dari sekitar 3000 korban, tak seorang pun warga keturunan Yahudi-Amerika menjadi korban. Padahal dari 17.400 orang yang bekerja di World Trade Center New York, sekitar 4.000 di antaranya adalah keturunan Yahudi. Bahkan katanya mereka telah diberitahu oleh pemerintahnya untuk tidak mendekati gedung kembar tersebut.
  • New York Times menyebutkan lima pemuda Israel menari-nari ketika WTC musnah. Juru kamera Yahudi pun dilihat nampak bersuka-ria atas kemusnahan itu.
  • Kegagalan Amerika untuk membuktikan kewujudan senjata pemusnah nuklear di Iraq, yang dijadikan ‘alasan’ tidak berasas menambah kecurigaan masyarakat awam terhadap Bush.
  • Tertangkapnya seorang agen perisik Israel, Mossad, yang notabene adalah anti Amerika, difahamkan ini menjadi titik awal terbukanya misteri disebalik tragedi 11/09.
  • Mosad bersama agen pengintip didakwa terlibat dalam serangan 11 September 2001. Menurut laporan dari stesyen tv Al-Jazeera, agen pengintip tersebut adalah Ali al-Jarrah (50), pemuda kelahiran Lebanon yang merupakan kakak sepupu salah seorang pelaku serangan pengganas yang menggegerkan dunia itu.
  • Barack Obama sebagai presiden baru yang tidak mahu di kaitkan dengan resam Bush mengerahkankan ribuan pegawai tentera bagi menjalani operasi perang setelah serangan 11 September. Dari operasi2 peperangan tersebut terserlahlah berbagai kepalsuan Washington dalam mengambil keputusan perihal “perang melawan pengganas.

Berdasarkan fakta2 dan bukti2 tersebut tidak boleh disangkal lagi bahawa masyarakat (dunia) cenderung lebih mempercayai konspirasi ini, sebagai bukti nyata banyak yang menentang kezaliman Bush.

Ini merupakan salah satu konspirasi yang telah mencapai titik kejayaannya. Masih banyak konspirasi kejadian2 besar lainnya yang masih misteri sampai sekarang, seperti perang dunia I, perang dunia II, hitler, 2012, dll. Diharapkan agar dunia boleh berjalan dengan lebih aman tanpa adanya rahsia2 yang membohongi dunia lagi.



One Response to “Teori Disebalik Konspirasi World Trade Center 9/11”

  1. Sobat!

    Aku percaya dgn teori-teori itu. Dalam setiap tragedi selalu harus ada Dalangnya dan harus ada juga Wayangnya. Dalang dan Wayng tentu jauh beda statusnya. Dalang itu pemikir siasat keberhasilan, Wayang itu tak usah berpikir atau malah tak boleh berpikir.

    Tengok juga lah tragedi pembakaran Gereja kemarin itu yg mungkin sebentar lagi merambah ke mana-mana. Aku bisa saja percaya bahwa ada mereka yg licik di balik layar sebagai Dalangnya dan kita adalah lagi-lagi sebagai Wayang. Bila kajian-kajian itu benar, bahwa ternyata semua keruasuhan dan segala tragedi itu memang ada kontributornya atau mereka lah Dalangnya dan kita Wayangnya, maka dapat lah disimpulkan dgn tepat sekali, bahwa kita adalah properti dari mereka. Sebagai properti tak boleh lah dibiarkan berpikir tenang hingga menjadi berkarakter yg teguh, karena nanti menjadi sulit untuk di atur atau di susun sehingga resource mereka yg ada di negeri kita menjadi terganggu dan pasar mereka pun begitu.

    Jadi,
    Selama kita mau menjadi Wayang maka tak akan dibiarkan berpikir tenang. Mereka selalu mengaduk-aduk kita agar tidak sempat waktu utk berpikir dan bersatu padu secara mandiri. Dalang pintar tau kapan Wayang-wayang itu harus dicuci dirawat atau dipadukan dan tau kapan hrs dicerai-beraikan lagi seantara Kristen Islam, Islam Siyah-Suni, Islam-Jahudi, dll yg O sama. Semua itu demi memegang kendali Dunia . Di mana ada rusuh mereka lah gigih maju menjadi Panglima. Bila kita selalu dalam kondisi damai tentu kita dapat tenang berpikir dan bersiasat membangun watak yg baik dan dapat bersaing nantinya.

    Damai tak guna Panglima.
    Mari dinginkan kepala,
    Berpikir yang berguna.

    Salam Damai!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: